Prestasi antara teknologi dan religi
- Rabu, 18 April 2018
- Dibaca 2374
_ Profil Juara Ananda M. Izharul Haq_
Ia adalah seorang siswa di SMP Muhammadiyah 8 Bandung, bernama M. Izharul Haq lahir pada 25 Oktober 2003 di Bandung. Masuk ke SMP tahun 2016 yang sebelumnya menamatkan tingkat sekolah dasar di SD Muhammadiyah 7 Bandung selama enam tahun. Ayahnya bernama Adi Sucipto dan ibunya bernama Fridayani, ia mempunyai dua saudara laki-laki, yang pertama duduk di bangku SMP kelas 7 dan yang kedua di bangku SD.
Izhay, Izhar adalah nama panggilan akrab teman-temannya di sekolah, bahkan tak jarang guru pun suka memanggil dengan nama panggilan tersebut. Izhar adalah sosok yang supel, mudah bergaul dan juga senang dengan banyak teman. Hobby yang di senanginya adalah sepakbola, ia pun terlibat aktif dalam ekstrakurikuler futsat di sekolah. Karena kesehatan adalah utama untuk menjaga dinamisasi aktifitas keseharian di sekolah. Maklum SMP Muhammadiyah 8 Bandung adalah sekolah yang menjalankan program pembelajaran _full day school_, sehingga dengan begitu para siswa harus betul-betul siap untuk beraktiftas selama seharian di sekolah, yang sudah barang tentu memerlukan kesiapan fisik yang prima, salah satunya adalah di tunjang dengan aktiftas olahraga.
Baru-baru ini civitas academia SMP Muhammadiyah 8 Bandung bangga dengan Ananda Izhar ini, pasalnya ia telah menorehkan prestasi yang betul-betul hebat. Dua penghargaan berhasil di raih dari dua bidang yang berbeda. Yang pertama dari bidang keagamaan – religi, dan yang kedua dari bidang teknologi. Dua bidang yang cukup berbeda konsentrasinya namun namun mampu di satukan dalam prestasi yang dahsyat di tahun ini.
Prestasi dalam bidang religi adalah sebagai Juara 2 dalam bidang MTQ se-Jawa Barat di Mts MIMHA, dan Juara 1 Robotika _Line Follower Analog_ di ajang dan tempat yang sama pada 24-31 Maret 2018. Dua bidang religi dan teknologi, mampu di kuasai oleh Ananda izhar dengan begitu baik. Perolehan juara adalah sebagai buktinya. Tidak sedikit yang menjadi lawan dalam ajang tersebut, namun dengan doa, belajar yang giat dan sungguh, disiplin, serta niat yang teguh mampu mengantar ke gerbang prestasi yang patut untuk di apresiasi.
Tidak hanya prestasi di atas saja yang sudah di perolehnya. Namun, sudah banyak sederet prestasi yang pernah di torehkannya dan membuat bangga sekolah dan juga keluarga. Diantaranya adalah Juara Lomba Tahfidz Quran baik tingkat local maupun nasional. Langganan juara lomba robot pun sudah di perolehnya semenjak tahun 2014 saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia bercita-cita menjadi seorang arsitek yang terkenal, serta mampu untuk membuat karya-karya fenomenal yang biasa bermanfaat untuk orang banyak.
Saat ini izhar tercatat sebagai siswa yang mengikuti program _engineering class_ – STEM. Program ini merupakan program unggulan sekolah yang menekankan pada peningkatan kemampuan siswa dalam berpikir secara kritis dengan model-model pembelajaran penggabungan _Science, Technology, Engineering and Mathematics_.
Banyaknya aktifitas yang ia geluti tak urung untuk terus mendulang prestasi-prestasi, karena baginya tidak ada lain untuk maju adalah dengan bergerak, karena menurutnya diam berarti mati.
Ia menyadari jika ke semua itu adalah buah dari kerja keras yang tak luput dari dorongan orang tua yang senantiasa menyertai dalam setiap langkahnya. Tak hentinya doa di panjatkan mohon keridloan Allah SWT, karena tanpa itu maka tidak akan berarti apa-apa prestasi yang sudah di peroleh selama ini. (yudhikurnia).










.jpeg)
