Masih tentang menulis, berbagi itu tidak akan membuat rugi - Karya Tulis Guru
  • Senin, 18 September 2017
  • Dibaca 2631

Oleh : Yudhi Kurnia

Kalau menulis itu sebuah kebaikan maka saya Insya Allah akan meneruskannya. Banyak orang yang menjadi inspirator bagi saya dalam hal menulis, tidak hanya karyanya namun dalam semangatnya juga. Saat ada yang bilang saya adalah inspirasi bagi sebagian yang lain, terus terang saya belumlah pada level itu. Banyak tulisan-tulisan saya yang juga banjir kritikan. Dari mulai alur tulisan yang kurang jelas, tanda baca yang amburadul, logika berpikir yang acak-acakan, dan semua itu saya telan dengan lapang dada, Insya Allah. Di samping itu, saya juga tidak mau berhenti untuk belajar, belajar dan belajar.

 

Aktifitas menulis bagi saya adalah keahlian yang perlu dilatih, bukan sebuah hal mutlak dalam bentuk _gift_ atau bakat. Tanpa berlatih Plus berani saya berkeyakinan tidak akan muncul sebuah tulisan. Berani dalam arti mau menerima kritikan, dan mau memperbaiki apabila ada kesalahan. Berani untuk berbagi, berani untuk tidak berhenti belajar.

 

Ngobrol santai dengan seorang guru di Warung Maida membahas tentang menulis sangat saya sukai. Berbagi pengalaman, berbagi semangat dan juga saling berbagi ilmu dalam bingkai silaturahim di Maida selalu menjadi istimewa. Saya selalu meniatkan jika ada obrolan menarik dan juga menginspirasi Insya Allah saya share.

 

Semangat untuk dapat memulai pembiasaan menulis saya rasakan betul. Keinginan untuk hanya sekedar melengkapi sebuah gambar atau photo yang di share di Media Sosial begitu kuat. Karena memulai sesuatu yang besar itu wajib dari yang kecil dan langkah yang kecil. Kita sama-sama saling dorong semangat agar mau berbagi. Meski hanya sekedar cerita manisnya minuman teh hangat di pagi hari. Atau, enaknya suasana pemandangan di pegunungan. Itu semua butuh latihan untuk dapat digambarkan dalam sebuah narasi.

 

Menulis bukan hanya perlu niat, namun juga harus di iringi usaha. Jangan malu, jangan takut berbagi itu tidak akan rugi. Jika menulis itu adalah virus, maka ia telah menjangkiti saya. Saya tidak akan cari penawarnya, sebaliknya saya akan coba kembang biakan agar terus tumbuh dan berkembang. Disamping itu saya coba untuk menjangkiti yang lainnya. Karena mendorong dan mengajak menulis adalah virus yang baik. Saat menulis ini, saya sedang menunggu apakah seorang guru yang menjadi teman diskusi tersebut sudah mau memulai,atau sedang kepanasan untuk berani memulai, kita tunggu saja. (Admin)

 

Berita Terkait